Kamis, 23 Januari 2020

Sejak Ada Kasus, BNI Nyatakan Sahamnya Tidak Turun

Image result for saham BNI ambon
Keuangan - Kontan

Menanggapi kasus yang terjadi pada BNI AmbonBank BNI menyatakan bahwa itu tidak berpengaruh terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

BNI Ambon Pastikan Dana Nasabah Akan Selalu Aman

Terkait Kasus di Ambon, BNI Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman
BNI memastikan dana nasabah di bank tersebut aman dan tak terpengaruh peristiwa di Ambon. Foto/Ilustrasi/Do.SINDOnews

Berita kali ini datang dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang mengatakan bahwa para nasabah BNI Ambon tidak perlu khawatir. Dana nasabah yang berada di BNI Ambon masih tetap aman.

Melansir dari laman Sindonews, masyarakat masih bisa melakukan transaksi di BNI Ambon. Bahkan menurut Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan, peristiwa yang terjadi itu tidaklah berpengaruh terhadap dana nasabah BNI Ambon.

Dan tentunya, dikatakan Putrama, para nasabah BNI Ambon masih bisa melakukan transaksi di seluruh outlet BNI Ambon dan termasuk mesin ATM selama 24 jam dalam 7 hari.

Salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh Outlet yang berada dibawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon yang cukup tinggi.

Data per September 2019 menunjukkan bahwa DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06% secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI. Tak hanya itu, DPK BNI tersebut sebagian besar karena ditopang oleh pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat bahwa di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99% dan 27,96% secara year on year (YoY).

Tidak hanya meningkatkan pelayanan perbankan. BNI Ambon juga hadir dengan beragam dukungan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Dukungan tersebut antara lain adalah Desa Wai, Desa Liang, Kabupaten Seram Bagian Barat, BNI Ambon menyalurkan bantuan bagi Korban gempa berupa Sembilan bahan makanan pokok (Sembako) dan perlengkapan kedaruratan (seperti selimut hingga makanan bayi).

Hal yang sama dilakukan BNI Ambon di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Di sini BNI Ambon menyalurkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang kurang beruntung bekerjasama dengan Kodam. Tidak tertinggal di bidang pendidikan, BNI Ambon juga menyalurkan bantuan renovasi untuk taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar Rutong di Kota Ambon.

Gelar RUPSLB, BNI Rombak Susunan Direksi

Related image
Sumber gambar: Google.com

Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan untuk merombak susunan direksi.

Dimana susunan direksi yang diberhentikan dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer BNI. Serta posisi Direktur Bisnis Konsumer kini diisi oleh Ario Bimo yang sebelumnya posisi ini diisi oleh Anggoto Eko Cahyo.

Namun, dalam rapat ini RUPSLB BNI tidak mengubah posisi direktur utama yang diisi oleh Achmad Baiquni dan wakil direktur yang diisi oleh Herry Sidharta. 

Dalam perombakan susunan direksi ini, Achmad Baiquni selaku Direktur Utama BNI menjelaskan bahwa semua ini telah dilakukan dengan banyaknya pertimbangan. Seperti mempertimbangkan pengalaman yang dimiliki oleh pihak yang terpilih

“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” ucap Baiquni usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Berdasarkan RUPSLB, Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, dalam RUPSLB BNI juga Marwanto Harjowiryono diberhentikan sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.

RUPSLB Hasilkan Rombakan Jajaran BNI

Hasil gambar untuk BNI"
Sumber gambar: Google.com

Dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menghasilkan perombakan dalam jajaran BNI.

Seperti posisi Catur Budi Harto yang menjabat sebagai Direktur Keuangan kini digantikan oleh Ario Bimo. Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI.

"RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Dan untuk posisi Direktur Utama BNI, kini masih diduduki oleh Achmad Baiquni yang sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 yang kemudian mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Sebelumnya, Baiquni menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Selasa, 07 Januari 2020

Kanwil Kemenhumkam Bersama Bank BNI Ambon Ciptakan Kemajuan Maluku

Image result for Bersama BNI Ambon, Kanwil Kemenkumham Maluku Ciptakan Kerjasama Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku
kanwil kemenkumham maluku - Kemenkumham

Direktur Kredit BNI, Ibu Diona bersama Stenli (Staf) melaksanakan kunjungan ke Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenhumkam) Maluku pada Selasa (01/11). 

Hal ini dilakukan agar permasalahan jaringan yang terjadi di kantor BNI Ambon dapat diketahui, yang kemudian bisa meningkatkan eskpansi kredit. 

Adanya kunjungan Direktur Kredit BNI Ambon ini kemudian diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Priyadi dengan sangat baik.

Dengan tujuan meningkatkan kerjasama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku, Direktur Kredit BNI Ambon mengerti akan adanya salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat adalah adanya kerjasama dengan notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku.

Terkait dengan syarat (surat-surat) dalam pemenuhan pengajuan kredit, Kakanwil mengatakan bahwa hal ini nyatanya sangat penting dan butuh kerjasama dari pihak bank dalam hal ini BNI Ambon sendiri agar jelas urusannya menyangkut hak maupun kewajiban yang harus ditanda tangani bersama.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan soal notaris beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pelantikan majelis pengawas notaris. Yang berarti bila ada sebagain dari notaris yang nakal maka akan langsung ditindak sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Pertemuan Kakanwil dengan Direktur Kredit BNI Ambon ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan serta mendapatkan kesepakatan bersama.

BNI Ampon Pastikan Harga Saham Tidak ikut Turun

Hasil gambar untuk BNI Ambon"
Sumber Gambar: 

Menanggapi kasus yang terjadi pada BNI AmbonBank BNI menyatakan bahwa itu tidak berpengaruh terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Marcel Darwin Semakin Deg-degan Jelang Pernikahan

Hasil gambar untuk marcel darwin"
Sumber Gambar: Google

Kabar terbaru kini datang dari Marcel Darwin yang akhirnya akan menikahi sang tambatan hati, Nabila Faisal pada 12 Januari mendatang.

"Iya gue akan menikah tanggal 12 Januari, minggu depan. Persiapannya sejauh ini sudah sisa pelunasan saja. Sudah, habis itu beres," kata Marcel Seperti yang dilansir dari laman Akurat.

Marcel mengaku semakin mendekati hari pernikahan, maka perasaanya semakin deg-degan.

"Plus tambah deg-degannya saja. Deg-degan, mulai susah nafas disini, di ulu hati, rasanya sudah mulai sesak ya menunggu hari H," ujarnya.

Lebih lanjut, pria 29 tahun itu mengaku mantap untuk menikahi Nabila Faisal meskipun baru menjalin asmara selama beberapa bulan.

"Ya mending pacarannya setelah menikah. Jadi enggak ada konflik-konflik yang pas pacaran terus enggak jadi. Lagi pula gue juga sudah 29 tahun. Pikiran gue sudah enggak yang mau main-main, sudah serius," pungkasnya.

Sumber: Akurat.co 

Rizky Febian Lapor Polisi tentang Kejanggalan Meninggalnya Sang Ibunda, Ini Kata Sule

Hasil gambar untuk Rizky Febian"
Sumber Gambar: Google

Mendapati kejanggalan atas kematian sang ibunda tercinta, Rizky Febian kembudian membuat laporan polisi di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, pada Senin (6/1). Mengetahui hal itu, Sule sayangnya tidak mau berkomentar banyak.

"Oh saya enggak tahu ya (mau ngomong apa soal laporan itu). Saya belum mau komentar deh kalau untuk itu," ujar Sule saat dihubungi awak media, Selasa (7/1).

Melansir dari laman Akurat, Komedian bernama asli Entis Sutisna itu tidak mau terlibat atas apa yang dilakukan Rizky. Sebab, Sule merasa dirinya sudah tidak punya hubungan apa-apa dengan almarhum mantan istrinya.

Akan tetapi, ia tidak mau melarang Rizky untuk mencari keadilan atas kematian ibundanya. Sule menyerahkan semua urusan itu kepada Rizky dan keluarga Lina.

"Saya kan sudah di luar (tidak ada hubungan lagi dengan almarhumah Lina). Itu kan haknya anak-anak sama keluarganya kalau untuk hal itu. Tapi nggak tahu juga," jelasnya.

Mengenai pernyataannya tentang lebam biru yang terdapat dalam tubuh mantan istrinya tersebut, Sule belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci.

"Enggak tahu, itu juga informasi dari orang (lebam biru). Karena kan enggak begitu jelas lihatnya juga," tuturnya.

Untuk saat ini, Sule merasa lebih baik memilih diam. Sebab, ia merasa saat ini masih dalam keadaan berduka.

"Saya belum mau komentar ya. Untuk kali ini kasihan ya (keluarga) almarhumah lagi berduka ya. Biar tenang dulu lah ya, nanti kalau ada apa-apa juga ketahuan," tukasnya.

Sumber: Akurat.co 

Belanda Akan Menghapus Julukan "Holland", Kenapa?

Hasil gambar untuk belanda holland"
Sumber Gambar: Kangkrisna

Belanda yang dijuluki sebagai negeri kincir angin diketahui akan menghapus julukan kecilnya "Holland". Peraturan terbaru ini merupakan salah satu upaya pemerintah Belanda me-rebranding pariwisatanya yang akan datang.

Melansir dari laman Akurat, julukan ini akan dihapus mulai Januari 2020 oleh pemerintah setempat. Dimana seperti yang dilaporkan oleh The Sydney Morning Herald, tidak hanya untuk melakukan promosi pariwisata, kini Belanda ingin dikenal secara keseluruhan untuk mempromosikan perdagangan, sains dan seni.

Bahkan pada Desember 2019 sudah mulai ada perubahan logo terbaru yang mengharuskan seluruh perusahaan, universitas, kementerian, dan kedutaan besar terkait pengumuman terbaru ini.

Cara ini juga digunakan untuk mengatasi lonjakan wisatawan yang berkunjung ke Belanda dan berencana akan membuat setiap kotanya akan lebih ramah terhadap sepeda dan pejalan kaki pada musim semi dan gugur.

Kemudian pada Mei, Dewan Pariwisata Belanda melaporkan bahwa mereka akan berhenti secara aktif mempromosikan negara tersebut karena lonjakan wisatawan yang makin meningkat.

Lalu, pada Januari, pajak wisatawan meningkat dan menjadikan satu-satunya negara Eropa yang memiliki pajak tertinggi. Para tamu hotel yang bermalam sekarang akan dikenakan per malam di atas tarif kamar sebesar 7 persen, sementara biaya sewa tamu Airbnb akan meningkat 10 persen per malam.

Sumber: Akurat.co 

Terjaring OTT, Bupati Sidoarjo: Saya Tidak Tau Apa-Apa

Hasil gambar untuk Terjaring OTT, Bupati Sidoarjo: Saya Tidak Tau Apa-Apa"
Sumber Gambar: Sinar Harapan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan penangkapan terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sidoarjo, Jawa Timur, pada selasa kemarin.

"Saya sendiri tidak tahu kok (ditangkap karena apa)," ujar Saiful Ilah usai diperiksa di Mapolda Jawa Timur di Surabaya, Rabu (8/1/2020) dini hari.

Melansir dari laman Akurat, Ia tidak banyak berkomentar saat wartawan bertanya tentang kasus apa yang membuatnya ditangkap komisi antirasuah itu.

"Halo halo, ada apa? Tidak ada apa-apa," katanya.

Namun, tak hanya Saiful Ilah, dalam OTT tersebut turut diamankan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Arie Suryono, dua ajudan bupati, seorang kontraktor sebuah proyek yang melibatkan Pemkab Sidoarjo dan dua orang wanita yang belum diketahui identitas pastinya.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (7/1) malam mengatakan ada belasan orang juga sedang dimintai keterangannya di Mapolda Jatim terkait dengan OTT Bupati Sidoarjo tersebut.

"Saat ini, belasan orang dimintai keterangan di Mapolda Jatim," kata dia.

KPK telah menangkap Saiful dan beberapa pihak lainnya di Sidoarjo terkait dengan pengadaan barang dan jasa.

"Info selengkapnya akan disampaikan Rabu (8/1) ketika konferensi pers. Kami jelaskan para pihak yang terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa di kabupaten tersebut," katanya.

Kegiatan tangkap tangan kali ini merupakan yang pertama kali pascapelantikan pimpinan KPK jilid V dan Dewan Pengawas KPK oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2019.

Selain itu, tangkap tangan ini juga yang pertama setelah diberlakukannya UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi per 17 Oktober 2019.

Sumber: Akurat.co

Achmad Baiquni Kembali Pimpin BNI Setelah Gelaran RUPSLB

Hasil gambar untuk achmad baiquni"
Sumber Gambar: Kompas.com

Gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) akhirnya membuahkan hasil. Dimana rapat tersebut menghasilkan adanya perombakan dalam jajaran BNI.

Seperti posisi Catur Budi Harto yang menjabat sebagai Direktur Keuangan kini digantikan oleh Ario Bimo.

Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Dan untuk posisi Direktur Utama BNI, kini masih diduduki oleh Achmad Baiquni yang sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 yang kemudian mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Achmad Baiquni yang lahir tahun 1957 telah memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya, Baiquni menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Susunan Direksi Diubah, Baiquni Masih Duduki Posisi Dirut BNI

Hasil gambar untuk achmad baiquni"
Sumber gambar: Fiskal

Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan untuk merombak susunan direksi.

Dimana susunan direksi yang diberhentikan dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer BNI. Serta posisi Direktur Bisnis Konsumer kini diisi oleh Ario Bimo yang sebelumnya posisi ini diisi oleh Anggoto Eko Cahyo.

Namun, dalam rapat ini RUPSLB BNI tidak mengubah posisi direktur utama yang diisi oleh Achmad Baiquni dan wakil direktur yang diisi oleh Herry Sidharta. 

Dalam perombakan susunan direksi ini, Achmad Baiquni selaku Direktur Utama BNI menjelaskan bahwa semua ini telah dilakukan dengan banyaknya pertimbangan. Seperti mempertimbangkan pengalaman yang dimiliki oleh pihak yang terpilih

“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” ucap Baiquni usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Berdasarkan RUPSLB, Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, dalam RUPSLB BNI juga Marwanto Harjowiryono diberhentikan sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.