Jumat, 24 April 2020

Komplotoan Pembobol Rekening Bank BCA Kini Ditangkap Polda Metro Jaya

Image result for Pembobolan Bank BCA
Sumber Gambar: Google.com

Komplotan jaringan pembobol Bank BCA dari kelompok Tulung Selapan, Sumatera Selatan berhasil ditangkap Polda Metro Jaya.

Dilansir dari laman Inilah.com, Pembobol Bank BCA Kelompok Tulung Selatan ini terbagi menjadi 3 bagian. Yakni Kelompok F, Pegik dan YA. Dimana salah satu pelaku bernama YA terpaksa ditembak mati karena melawan petugas.

"Kelompok F bersama 2 rekannya pembobol bank BCA, Pegik (27) DPO yang membobol rekening Ilham Bintang dan kelompok YA bersama 6 rekannya. Total pelaku bobol bank BCA menjadi 11 orang," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/3/2020).

Menurut Nana, kelompok F (29), G (22) dan HB (32) modus pembobolan Bank BCA ini memanfaatkan sistem Bank BCA yang sedang maintenance dengan cara melakukan transaksi top up ke virtual account dengan menggunakan M-banking tanpa mengurangi jumlah saldo ditabungan.

Atas aksi pembobolan Bank BCA ini, tersangka dijerat pasal 362 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dan atau pasal 85 UU RI No.3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau pasal 3, 4, 5 UU RI No.8 tahun 2010 tentang TPPU.

Selanjutnya, kelompok pembobol rekening kartu kredit dengan korban Ilham Bintang. Modusnya menonaktifkan sim card calon korban dengan modus mendatangi gerai provider alasan kartu mati.

"Lalu pelaku meminta untuk diterbitkan sim card baru, sehingga pelaku dapat mengakses segala informasi korban melalui nomor tersebut," tuturnya.

Kemudian, kelompok YA, AS (25), R (25), EAT (22), SBR (21), H (56) dan seorang wanitaDA (22), melakukan transaksi belanja online dengan menggunakan kartu korban. Korban YA yang tewas merupakan anak H. Pada kelompok ini petugas mengamankan 2 senpi jenis revolver dan 3 peluru jenis caliber.

"Pelaku menyakinkan korbannya dengan cara menelepon, pelaku mengaku sebagai pihak bank terhadap korban. Sehingga korban memberikan kode OTP kepada pelaku," terang Nana.

Setelah pelaku mendapatkan OTP korban, pelaku melakukan transaksi online menggunakan nomor kartu kredit tersebut.

"Dari pelaku pembobolan bank ini, Bank BCA mengalami kerugian Rp 22 miliar," tuturnya.

Kelompok YA dikenakan pasal 30 jo pasal 46 dan atau pasal 35 jo pasal 51 UU RI No.19 tahun 2016 tentang akses sistem elektronik orang lain tanpa ijin dan atau UU RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sumber: Inilah.com

Polda Metro Jaya kembali Tangkap Sindikat Pembobol Rekening Bank BCA

Polda Metro Jaya Bekuk Sindikat Pembobol Bank BCA
Sumber Gambar: Kapolda Metro Jaya didampingi Dirreskrimum dan Kabid Humas Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti yang diamankan. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

Tersangka sindikat pembobolan Bank BCA kini kembali ditangkap oleh Subdit Jatanras, Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Pengungkapan kasus pembobolan kartu kredit dengan virtual account yang dilakukan kelompok ini didasari dari laporan polisi yang masuk bulan Desember 2019 dan Januari 2020. Perlu saya sampaikan, ini ada tiga tersangka," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Dilansir dari laman Indozone, ketiga tersangka yang tergabung dalam suatu sindikat ini berasal dari Palembang dan memang sudah beraksi sejak tahun 2015. Ketiga

Ketiga tersangka itu berinisial F, G dan HB merupakan kelompok yang berasal dari Palembang. Mereka beraksi sejak tahun 2015 hingga saat ini dan berhasil meraup keuntungan hingga puluhan juta.

Karena bisa dibilang cara mereka untuk melakukan pembooblan Bank BCA ini sangat cerdas. Sebab, mereka menunggu momen-momen saat Bank BCA sedang melakukan pembaruan sistem. Di saat itulah mereka melakukan transaksi dengan virtual account, namun uang di rekening para tersangka tidak berkurang.

"Modus mereka melakukan pemanfaatan sistem Bank BCA yang maintenece, dengan cara transaksi top up ke virtual account dengan m-bangking, dimana saldo tersangka nggak berkurang tapi melakukan (top up) virtual account berkali-kali oleh pelaku," jelas Nana.

Dalam kesempatan yang sama itu, para tersangka beraksi dengan cara membeli pulsa atau mengisi saldo OVO. Usai mengisi saldo OVO, para tersangka mencairkan uang itu.

"Dia bobol BCA random, misalnya mau isi OVO. Mereka isi OVO Rp500 ribu, (uang) di rekeningnya nggak hilang, tapi yang hilang uang bank. Misal dia mau beli pulsa, dia top up pulsa terus dikali lipat terus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Walau begitu, Polda Metro Jaya masih mencari beberapa tersangka pembobol Bank BCA yang masih tergabung dalam sindikat tersebut.

"Mereka ini jago-jago semua, mereka punya kaki tangan dan kita kejar," kata Yusri.
Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 30 junto Pasal 46 dan atau Pasal 35 junto Pasal 35 junto Pasal 51 UU RI No.19 Tahun 2016. Tersangka terancam hukuman di atas 5 tahun penjara.

Sumber: Indozone.com

Cegah Penularan Covid-19, Bank BNI Sediakan Layanan Khusus

Image result for bni call center
Sumber Gambar: Google.com

Guna mencegah penularan Covid-19Bank BNI kini terus memudahkan nasabahnya agar dapat berinteraksi dan bertransaksi dengan petugas bank lewat teknologi.

Dilansir dari laman Investor, dalam hal ini nasabah dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank melalui BNI Contact Center tanpa perlu keluar rumah guna mengatasi Covid-19.

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat Pertinda, Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/3/2020).

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, dan ATM.

Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046. Corporate Secretary BNI Meiliana dalam keterangan tertulisnya mengatakan, apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan terkait Virus Corona (Covid-19).

Protokol tersebut antara lain protokol tindakan Preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Korona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.

Sumber: Investor.id

Cegah Penyebaran Virus Corona, Nasabah Kini Dapat Manfaatkan Layanan E-Channel BNI

BNI
Sumber Gambar: Google.com

Terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang semakin tinggi di Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kini terus memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. Ini yang memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan.

Dilansir dari laman Katadata, Nasabah masih bisa melakukan transaksi ataupun berinteraksi dengan Petugas BNI saat ini akibat Virus Corona (Covid-19).

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh himbauan pemerintah terkait work from home. Layanan BNI Call 1500046 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

Tak hanya itu saja, Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan e-channel BNI seperti Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Namun, jika nasabah tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI.

Menyiapkan hand sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti teller dan customer service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana, Corporate Secretary BNI.

Sumber: Katadata.co.id

Bersama OJK, BNI Ajak Masyarakat Ikuti 'Program Ayo Menabung Dengan Sampah'

Image result for BNI Ajak Masyarakat Untuk Memanfaatkan Sampah Sebagai Sumber Penghasilan, Caranya?
BNI

Memperkenalkan Agen 46, Bank BNI kembali menggelar kegiatan yang mengkampayekan gaya hidup sehat.

Melansir dari laman Info-ambon, Bank BNI mengajak para masyarakat memanfaatkan sampah sebagai salah satu sumber penghasilan yang bisa di tabung dalam sistem perbankan.

“Lingkungan menjadi lebih bersih, sampah pun terpilah. Saat yang sama, Agen BNI46 pun dapat dioptimalisasikan, antara lain dengan pembukaan rekening tabungan BNI, baik BNI Taplus, Simpel (simpanan pelajar) maupun tabungan BNI Pandai. Program ini juga telah sukses mendigitalisasi transaksi di Bank Sampah,” ucap Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dengan mengusung “Program Ayo Menabung dengan Sampah,” konsistensi Bank BNI mengembangkan Bank Sampah ini akhirnya mendapatkan penghargaan Padmamitra+ Award 2019 kategori Inovasi Digital, pada Selasa (5/11), yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dimana tema yang diterapkan di kawasan DKI Jakarta ini dapat membuat banyak perubahan. Sebelumnya juga, BNI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 1 dan Pemda DKI berkolaborasi menggelar Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah.

Terkait dengan inklusi keuangan, jumlah rekening Simpanan Pelajar (Simpel) per 30 September 2019 telah mencapai lebih dari 800.000 rekening. Yakni tumbuh lebih dari 45 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Bahkan jumlah dana yang dihimpun lebih dari Rp 57 miliar atau tumbuh 14 persen dibanding tahun lalu periode yang sama. Yang berarti jumlah ini termasuk di dalamnya sekitar 150.000 rekening Simpel yang telah dihasilkan dalam pilot project Program Ayo Menabung dengan Sampah di Jakarta Barat dan Utara sejak tahun lalu.

Respon positif dari kalangan siswa ini memberikan rasa optimisme pada generasi muda mendatang yang lebih peduli terhadap lingkungan, dan implementasi Program OJK “one student one account” secara lebih luas.

Dan tentunya program yang diadakan oleh BNI ini diharapkan dapat diterapkan dikawasan kawasan lainnya.

Sumber: info-ambon.com

Pengguna E-Banking BNI di Ambon Sangat Sedikit, Ini Kata Pejabat Kepala BNI Ambon

Image result for bni
Liputan6.com

Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Dimana dengan ini para nasabah akan dimudahkan untuk bertansaksi.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).a

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

Kamis, 23 Januari 2020

Sejak Ada Kasus, BNI Nyatakan Sahamnya Tidak Turun

Image result for saham BNI ambon
Keuangan - Kontan

Menanggapi kasus yang terjadi pada BNI AmbonBank BNI menyatakan bahwa itu tidak berpengaruh terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

BNI Ambon Pastikan Dana Nasabah Akan Selalu Aman

Terkait Kasus di Ambon, BNI Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman
BNI memastikan dana nasabah di bank tersebut aman dan tak terpengaruh peristiwa di Ambon. Foto/Ilustrasi/Do.SINDOnews

Berita kali ini datang dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang mengatakan bahwa para nasabah BNI Ambon tidak perlu khawatir. Dana nasabah yang berada di BNI Ambon masih tetap aman.

Melansir dari laman Sindonews, masyarakat masih bisa melakukan transaksi di BNI Ambon. Bahkan menurut Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan, peristiwa yang terjadi itu tidaklah berpengaruh terhadap dana nasabah BNI Ambon.

Dan tentunya, dikatakan Putrama, para nasabah BNI Ambon masih bisa melakukan transaksi di seluruh outlet BNI Ambon dan termasuk mesin ATM selama 24 jam dalam 7 hari.

Salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh Outlet yang berada dibawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon yang cukup tinggi.

Data per September 2019 menunjukkan bahwa DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06% secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI. Tak hanya itu, DPK BNI tersebut sebagian besar karena ditopang oleh pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat bahwa di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99% dan 27,96% secara year on year (YoY).

Tidak hanya meningkatkan pelayanan perbankan. BNI Ambon juga hadir dengan beragam dukungan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Dukungan tersebut antara lain adalah Desa Wai, Desa Liang, Kabupaten Seram Bagian Barat, BNI Ambon menyalurkan bantuan bagi Korban gempa berupa Sembilan bahan makanan pokok (Sembako) dan perlengkapan kedaruratan (seperti selimut hingga makanan bayi).

Hal yang sama dilakukan BNI Ambon di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Di sini BNI Ambon menyalurkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang kurang beruntung bekerjasama dengan Kodam. Tidak tertinggal di bidang pendidikan, BNI Ambon juga menyalurkan bantuan renovasi untuk taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar Rutong di Kota Ambon.

Gelar RUPSLB, BNI Rombak Susunan Direksi

Related image
Sumber gambar: Google.com

Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan untuk merombak susunan direksi.

Dimana susunan direksi yang diberhentikan dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer BNI. Serta posisi Direktur Bisnis Konsumer kini diisi oleh Ario Bimo yang sebelumnya posisi ini diisi oleh Anggoto Eko Cahyo.

Namun, dalam rapat ini RUPSLB BNI tidak mengubah posisi direktur utama yang diisi oleh Achmad Baiquni dan wakil direktur yang diisi oleh Herry Sidharta. 

Dalam perombakan susunan direksi ini, Achmad Baiquni selaku Direktur Utama BNI menjelaskan bahwa semua ini telah dilakukan dengan banyaknya pertimbangan. Seperti mempertimbangkan pengalaman yang dimiliki oleh pihak yang terpilih

“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” ucap Baiquni usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Berdasarkan RUPSLB, Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, dalam RUPSLB BNI juga Marwanto Harjowiryono diberhentikan sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.

RUPSLB Hasilkan Rombakan Jajaran BNI

Hasil gambar untuk BNI"
Sumber gambar: Google.com

Dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menghasilkan perombakan dalam jajaran BNI.

Seperti posisi Catur Budi Harto yang menjabat sebagai Direktur Keuangan kini digantikan oleh Ario Bimo. Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI.

"RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Dan untuk posisi Direktur Utama BNI, kini masih diduduki oleh Achmad Baiquni yang sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 yang kemudian mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Sebelumnya, Baiquni menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Selasa, 07 Januari 2020

Kanwil Kemenhumkam Bersama Bank BNI Ambon Ciptakan Kemajuan Maluku

Image result for Bersama BNI Ambon, Kanwil Kemenkumham Maluku Ciptakan Kerjasama Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku
kanwil kemenkumham maluku - Kemenkumham

Direktur Kredit BNI, Ibu Diona bersama Stenli (Staf) melaksanakan kunjungan ke Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenhumkam) Maluku pada Selasa (01/11). 

Hal ini dilakukan agar permasalahan jaringan yang terjadi di kantor BNI Ambon dapat diketahui, yang kemudian bisa meningkatkan eskpansi kredit. 

Adanya kunjungan Direktur Kredit BNI Ambon ini kemudian diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Priyadi dengan sangat baik.

Dengan tujuan meningkatkan kerjasama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku, Direktur Kredit BNI Ambon mengerti akan adanya salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat adalah adanya kerjasama dengan notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku.

Terkait dengan syarat (surat-surat) dalam pemenuhan pengajuan kredit, Kakanwil mengatakan bahwa hal ini nyatanya sangat penting dan butuh kerjasama dari pihak bank dalam hal ini BNI Ambon sendiri agar jelas urusannya menyangkut hak maupun kewajiban yang harus ditanda tangani bersama.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan soal notaris beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pelantikan majelis pengawas notaris. Yang berarti bila ada sebagain dari notaris yang nakal maka akan langsung ditindak sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Pertemuan Kakanwil dengan Direktur Kredit BNI Ambon ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan serta mendapatkan kesepakatan bersama.

BNI Ampon Pastikan Harga Saham Tidak ikut Turun

Hasil gambar untuk BNI Ambon"
Sumber Gambar: 

Menanggapi kasus yang terjadi pada BNI AmbonBank BNI menyatakan bahwa itu tidak berpengaruh terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Marcel Darwin Semakin Deg-degan Jelang Pernikahan

Hasil gambar untuk marcel darwin"
Sumber Gambar: Google

Kabar terbaru kini datang dari Marcel Darwin yang akhirnya akan menikahi sang tambatan hati, Nabila Faisal pada 12 Januari mendatang.

"Iya gue akan menikah tanggal 12 Januari, minggu depan. Persiapannya sejauh ini sudah sisa pelunasan saja. Sudah, habis itu beres," kata Marcel Seperti yang dilansir dari laman Akurat.

Marcel mengaku semakin mendekati hari pernikahan, maka perasaanya semakin deg-degan.

"Plus tambah deg-degannya saja. Deg-degan, mulai susah nafas disini, di ulu hati, rasanya sudah mulai sesak ya menunggu hari H," ujarnya.

Lebih lanjut, pria 29 tahun itu mengaku mantap untuk menikahi Nabila Faisal meskipun baru menjalin asmara selama beberapa bulan.

"Ya mending pacarannya setelah menikah. Jadi enggak ada konflik-konflik yang pas pacaran terus enggak jadi. Lagi pula gue juga sudah 29 tahun. Pikiran gue sudah enggak yang mau main-main, sudah serius," pungkasnya.

Sumber: Akurat.co 

Rizky Febian Lapor Polisi tentang Kejanggalan Meninggalnya Sang Ibunda, Ini Kata Sule

Hasil gambar untuk Rizky Febian"
Sumber Gambar: Google

Mendapati kejanggalan atas kematian sang ibunda tercinta, Rizky Febian kembudian membuat laporan polisi di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, pada Senin (6/1). Mengetahui hal itu, Sule sayangnya tidak mau berkomentar banyak.

"Oh saya enggak tahu ya (mau ngomong apa soal laporan itu). Saya belum mau komentar deh kalau untuk itu," ujar Sule saat dihubungi awak media, Selasa (7/1).

Melansir dari laman Akurat, Komedian bernama asli Entis Sutisna itu tidak mau terlibat atas apa yang dilakukan Rizky. Sebab, Sule merasa dirinya sudah tidak punya hubungan apa-apa dengan almarhum mantan istrinya.

Akan tetapi, ia tidak mau melarang Rizky untuk mencari keadilan atas kematian ibundanya. Sule menyerahkan semua urusan itu kepada Rizky dan keluarga Lina.

"Saya kan sudah di luar (tidak ada hubungan lagi dengan almarhumah Lina). Itu kan haknya anak-anak sama keluarganya kalau untuk hal itu. Tapi nggak tahu juga," jelasnya.

Mengenai pernyataannya tentang lebam biru yang terdapat dalam tubuh mantan istrinya tersebut, Sule belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci.

"Enggak tahu, itu juga informasi dari orang (lebam biru). Karena kan enggak begitu jelas lihatnya juga," tuturnya.

Untuk saat ini, Sule merasa lebih baik memilih diam. Sebab, ia merasa saat ini masih dalam keadaan berduka.

"Saya belum mau komentar ya. Untuk kali ini kasihan ya (keluarga) almarhumah lagi berduka ya. Biar tenang dulu lah ya, nanti kalau ada apa-apa juga ketahuan," tukasnya.

Sumber: Akurat.co 

Belanda Akan Menghapus Julukan "Holland", Kenapa?

Hasil gambar untuk belanda holland"
Sumber Gambar: Kangkrisna

Belanda yang dijuluki sebagai negeri kincir angin diketahui akan menghapus julukan kecilnya "Holland". Peraturan terbaru ini merupakan salah satu upaya pemerintah Belanda me-rebranding pariwisatanya yang akan datang.

Melansir dari laman Akurat, julukan ini akan dihapus mulai Januari 2020 oleh pemerintah setempat. Dimana seperti yang dilaporkan oleh The Sydney Morning Herald, tidak hanya untuk melakukan promosi pariwisata, kini Belanda ingin dikenal secara keseluruhan untuk mempromosikan perdagangan, sains dan seni.

Bahkan pada Desember 2019 sudah mulai ada perubahan logo terbaru yang mengharuskan seluruh perusahaan, universitas, kementerian, dan kedutaan besar terkait pengumuman terbaru ini.

Cara ini juga digunakan untuk mengatasi lonjakan wisatawan yang berkunjung ke Belanda dan berencana akan membuat setiap kotanya akan lebih ramah terhadap sepeda dan pejalan kaki pada musim semi dan gugur.

Kemudian pada Mei, Dewan Pariwisata Belanda melaporkan bahwa mereka akan berhenti secara aktif mempromosikan negara tersebut karena lonjakan wisatawan yang makin meningkat.

Lalu, pada Januari, pajak wisatawan meningkat dan menjadikan satu-satunya negara Eropa yang memiliki pajak tertinggi. Para tamu hotel yang bermalam sekarang akan dikenakan per malam di atas tarif kamar sebesar 7 persen, sementara biaya sewa tamu Airbnb akan meningkat 10 persen per malam.

Sumber: Akurat.co 

Terjaring OTT, Bupati Sidoarjo: Saya Tidak Tau Apa-Apa

Hasil gambar untuk Terjaring OTT, Bupati Sidoarjo: Saya Tidak Tau Apa-Apa"
Sumber Gambar: Sinar Harapan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan penangkapan terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sidoarjo, Jawa Timur, pada selasa kemarin.

"Saya sendiri tidak tahu kok (ditangkap karena apa)," ujar Saiful Ilah usai diperiksa di Mapolda Jawa Timur di Surabaya, Rabu (8/1/2020) dini hari.

Melansir dari laman Akurat, Ia tidak banyak berkomentar saat wartawan bertanya tentang kasus apa yang membuatnya ditangkap komisi antirasuah itu.

"Halo halo, ada apa? Tidak ada apa-apa," katanya.

Namun, tak hanya Saiful Ilah, dalam OTT tersebut turut diamankan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Arie Suryono, dua ajudan bupati, seorang kontraktor sebuah proyek yang melibatkan Pemkab Sidoarjo dan dua orang wanita yang belum diketahui identitas pastinya.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (7/1) malam mengatakan ada belasan orang juga sedang dimintai keterangannya di Mapolda Jatim terkait dengan OTT Bupati Sidoarjo tersebut.

"Saat ini, belasan orang dimintai keterangan di Mapolda Jatim," kata dia.

KPK telah menangkap Saiful dan beberapa pihak lainnya di Sidoarjo terkait dengan pengadaan barang dan jasa.

"Info selengkapnya akan disampaikan Rabu (8/1) ketika konferensi pers. Kami jelaskan para pihak yang terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa di kabupaten tersebut," katanya.

Kegiatan tangkap tangan kali ini merupakan yang pertama kali pascapelantikan pimpinan KPK jilid V dan Dewan Pengawas KPK oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2019.

Selain itu, tangkap tangan ini juga yang pertama setelah diberlakukannya UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi per 17 Oktober 2019.

Sumber: Akurat.co

Achmad Baiquni Kembali Pimpin BNI Setelah Gelaran RUPSLB

Hasil gambar untuk achmad baiquni"
Sumber Gambar: Kompas.com

Gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) akhirnya membuahkan hasil. Dimana rapat tersebut menghasilkan adanya perombakan dalam jajaran BNI.

Seperti posisi Catur Budi Harto yang menjabat sebagai Direktur Keuangan kini digantikan oleh Ario Bimo.

Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Dan untuk posisi Direktur Utama BNI, kini masih diduduki oleh Achmad Baiquni yang sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 yang kemudian mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Achmad Baiquni yang lahir tahun 1957 telah memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya, Baiquni menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Susunan Direksi Diubah, Baiquni Masih Duduki Posisi Dirut BNI

Hasil gambar untuk achmad baiquni"
Sumber gambar: Fiskal

Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan untuk merombak susunan direksi.

Dimana susunan direksi yang diberhentikan dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer BNI. Serta posisi Direktur Bisnis Konsumer kini diisi oleh Ario Bimo yang sebelumnya posisi ini diisi oleh Anggoto Eko Cahyo.

Namun, dalam rapat ini RUPSLB BNI tidak mengubah posisi direktur utama yang diisi oleh Achmad Baiquni dan wakil direktur yang diisi oleh Herry Sidharta. 

Dalam perombakan susunan direksi ini, Achmad Baiquni selaku Direktur Utama BNI menjelaskan bahwa semua ini telah dilakukan dengan banyaknya pertimbangan. Seperti mempertimbangkan pengalaman yang dimiliki oleh pihak yang terpilih

“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” ucap Baiquni usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Berdasarkan RUPSLB, Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, dalam RUPSLB BNI juga Marwanto Harjowiryono diberhentikan sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.